Kisah Teladan Khalifah Umar Bin Abdul Aziz Saung Web: Kisah Teladan Khalifah Umar Bin Abdul Aziz

9/4/09

Kisah Teladan Khalifah Umar Bin Abdul Aziz


Sekarang kita Puasa di bulan Suci Ramadhan, sebentar lagi Ramadhan berakhir, sebentar lagi Lebaran Idul Fitri Tiba, sebentar lagi Presiden SBY dan Wakil Presiden Budiono dilantik, sebentar lagi Kabinet Baru dibentuk, kita berharap semuanya akan menjadi lebih baik setelah moment2 di atas, namun sebelum itu tiba dan berakhir, saya merenung,, dan tersentuh dengan Kisah Teladan Khalifah Umar Bin Abdul Aziz.
Bukan menggurui, bukan saran apalagi menasihati.. ampun paralun.. ini hanya sekedar renungan, terinspirasi saat sehabis Shalat subuh tadi pagi seperti biasa pada setiap Ramadhan selalu diadakan kultum dan topik yang disampaikan  oleh pak ustadz adalah Halalnya Uang Belanja Khalifah Umar Bin Abdul Aziz yang sangat menyentuh dan patut menjadi renungan semua orang . Untuk melengkapi kisah2 lainnya  saya coba cari referensi lain dari om google dan jadilah postingan ini dengan judul Kisah Teladan Khalifah Umar Bin Abdul Aziz.

1. Halalnya Uang Belanja Dalam Sepotong Roti
Alkisah pada suatu hari  Khalifah Umar Bin Abdul Aziz disediakan makanan oleh Istrinya yang beda dari biasanya.. saat itu ada sepotong roti yang masih hangat,  harum dan wangi tampak roti itu begitu lezatnya hingga membangkitkan selera.
Sang Khalifah merasa heran dan bertanya pada Istrinya : “ Wahai Istriku dari mana kau memperoleh roti yang harum dan tampak lezat ini ? “.
Istrinya menjawab “ Ooh itu buatanku sendiri wahai Amirul Mukminin , aku sengaja membuatkan ini hanya untuk menyenangkan hatimu yang setiap hari selalu sibuk dengan urusan negara dan umat “.
“ Berapa uang yang kamu perlukan untuk membuat roti seperti ini “ tanya Khalifah.
“ Hanya tiga setengah dirham saja , kenapa memangnya“ jawab sang istri
“ Aku perlu tahu asal usul makanan dan minuman yang akan masuk ke dalam perutku ini, agar aku bisa mempertanggungjawabkannya di hadapan Allah SWT nanti “ jawab Khalifah, dan bertanya lagi  “ terus uang yang 3,5 dirham itu kau dapatkan dari mana ? “.
“Uang itu saya dapatkan dari hasil penyisihan setengah dirham tiap hari dari uang belanja harian rumah tangga kita yang selalu kau berikan kepadaku , jadi dalam seminggu terkumpulah 3.5 dirham dan itu cukup untuk membuat roti  seperti ini yang halalan toyyiban “ jawab istrinya.
“ Baiklah kalau begitu . Saya percaya bahwa asal usul roti ini halal dan bersih “ kata Khalifah yang lalu menambahkan “ Berarti kebutuhan biaya harian rumah tangga kita harus dikurangi setengah dirham, agar tak mendapat kelebihan yg membuat kita mampu memakan roti yang lezat atas tanggungan umat  “.
Kemudian Khalifah memanggil Bendahara Baitul Maal (Kas Negara) dan meminta agar uang belanja harian untuk rumah tangga Khalifah dikurangi setengah dirham. Dan Khalifah berkata kepada istrinya “ saya akan berusaha mengganti harga roti ini agar hati dan perut saya tenang dari gangguan perasaan, karena telah memakan harta umat demi kepentingan pribadi “.
Subhanalaah …Cerita ini benar2 mengandung keteladanan dari seorang Khalifah atau Presiden pimpinan negara  yang begitu kuat berprinsip dan berhati-hati bahwa apapun yang dimakan dan minum harus benar2 tahu asal usul nya bahwa semua itu  didapat secara halal dan benar. sebagai khalifah dia juga tak mau menggunakan serta menghamburkan uang negara untuk kepentingan pribadi. kalau biaya rumahtangganya cukup 3 dirham sehari kenapa mesti 3.5 dirham.

2. Dua Setengah Tahun Memerintah Berhasil Mengentaskan Kemiskinan Seluruh Umat
Umar berhasil mensejahterakan rakyat di seluruh wilayah kekuasaan Dinasti Umayyah. Ibnu Abdil Hakam meriwayatkan, Yahya bin Said, seorang petugas zakat masa itu berkata, ‘'Saya pernah diutus Umar bin Abdul Aziz untuk memungut zakat ke Afrika. Setelah memungutnya, saya bermaksud memberikan kepada orang-orang miskin. Namun saya tidak menjumpai orang miskin seorangpun".
Di bidang fiskal, Umar memangkas pajak dari orang Nasrani. Tak cuma itu, ia juga menghentikan pungutan pajak dari mualaf. Kebijakannya itu telah menumbuhkan simpati dari kalangan non Muslim sehingga mereka berbondong-bondong memeluk agama Islam. Inilah sebenarnya cara penyebaran islam dengan akhlaq mulia seperti dicontohkan Nabi Muhammad SAW, bahwa Islam Tidak Mengajarkan Kekerasan
Konon semasa ia menjabat sebagai Khalifah, walaupun hanya 2,5 tahun  tak satu pun mahluk dinegerinya menderita kelaparan. Tak ada serigala mencuri ternak penduduk kota, tak ada pengemis di sudut-sudut kota, tak ada penerima zakat karena setiap orang mampu membayar zakat. Lebih mengagumkan lagi, penjara tak ada penghuninya. Sejak di angkat menjadi Khalifah Umar bertekad, dalam hatinya ia berjanji tidak akan mengecewakan amanah yang di embannya. Akhirnya dia berhasil mengelola negara dan memanifestasikan hadits Nabi SAW, “Seorang imam (khalifah) adalah pemelihara dan pengatur urusan (rakyat), dan dia akan diminta pertanggungjawabannya terhadap rakyatnya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

3. Siapakah Umar Bin Abdul Aziz itu
Umar bin Abdul Aziz adalah seorang Khalifah atau Presiden yang memimpin Pemerintahan Islam selama 2,5 tahun yaitu pada tahun 717 M s/d 720 M. Beliau dilantik menjadi Khalifah pada usia 37 tahun , usia yang tergolong muda untuk memimpin sebuah negara Islam yang besar dan luas kala itu. 
Ayahnya adalah Abdul Aziz bin Marwan, yaitu Gubernur Mesir dan adik dari Khalifah Abdul Malik. Ibunya bernama Ummu Asim binti Asim. Umar bin Abdul Aziz adalah cicit dari Khulafaur Rasyidin kedua yaitu Umar bin Khattab, dimana umat Muslim menghormatinya sebagai salah seorang Sahabat Nabi Muhammad SAW yang paling dekat dan dimasa pemerintahannya berhasil mengembangkan dan memperluas wilayah kekuasaan Islam .
Umar bin Abdul Aziz sangat bersedih ketika diberi jabatan (amanah) oleh umat untuk menjadi Khalifah , ini dikisahkan oleh isterinya, Fatimah yang melihat Umar sedang menangis di kamarnya. Fatimah pun menanyakan apa yang terjadi pada diri suaminya. Lalu Umar menjawab, “Ya Fatimah, saya telah dijadikan penguasa atas kaum muslimin dan orang asing, saya memikirkan nasib kaum miskin yang sedang tertimpa kelaparan, kaum telanjang dan sengsara, kaum tertindas yang sedang mengalami cobaan berat, kaum tak dikenal dalam penjara, orang-orang tua yang patut dihormati, orang yang mempunyai keluarga besar namun penghasilannya sedikit, serta orang2 dalam keadaan serupa di Negara-negara di dunia dan propinsi-propinsi yang jauh. Saya merasa bahwa Tuhanku akan bertanya tentang mereka pada Hari Berbangkit dan saya takut bahwa pembelaan diri yang bagaimana pun tidak akan berguna bagi saya. Lalu saya menangis.”  Subhanallah begitu sedihnya beliau menerima jabatan itu.
Tugas negara adalah mengubah teori menjadi kenyataan, mengubah norma menjadi undang-undang, dan memindahkan keindahan etika .menjadi praktek sehari-hari.”  (Yusuf Qardhawi )
Masih banyak Kisah Teladan Khalifah Umar Bin Abdul Aziz ini. Tunggu saja kisah2 teladan selanjutnya.
Source : Diambil dari beberapa sumber


  1. Terima kasih telah mampir, jika berkenan silahkan coment disini... dan saya comment di blog sobat
  2. Jika ingin pulsa murah gabunglah disini…  ingat gabung atau tidak kita tetap membutuhkannya


Related Post:


34 comments:

andriristiawan on September 4, 2009 5:21 AM said...

wah... saya jadi ikut hanyut membaca artikel ini...
serasa mengikuti kultum

benar2 sosok yang patut dicontoh...
benar2 pembelajaran yang luar biasa...

terima kasih telah berbagi cerita ^_^
seneng banget neh saya bacanya :D
sampe hanyut .....

al-basri on September 4, 2009 8:26 AM said...

artikel yang lengkap dan bermakna sob, membacanya mendamaikan hati.

terima kasih sahabatku.

Kenali Dan Kunjungi Objek Wisata Di Pandeglang on September 4, 2009 10:51 AM said...

wah.. info yang sangat bagus kang ^_^
Kenali Dan Kunjungi Objek Wisata Di Pandeglang

Vrman on September 4, 2009 2:16 PM said...

Jujur Kang , Saya Jadi Terharu tentang kisahnya ....

Salam Sukses

Berry Devanda on September 4, 2009 9:47 PM said...

sanagt bermanfaat...
udah lama banget nggak dapat yang seperti ini..
sukses ya...

jhonson blog on September 4, 2009 11:05 PM said...

semoga pemimpin negeri kita bisa seperti beliau

Kenali Dan Kunjungi Objek Wisata Di Pandeglang on September 5, 2009 7:38 AM said...

ditunggu postingan berikutnya kang ^_^ hehehe
Kenali Dan Kunjungi Objek Wisata Di Pandeglang

NURA on September 5, 2009 5:46 PM said...

salam sobat
trims sudah diberikan infonya
semoga kita semua bisa meniru teladannya Khalifah Umar bin Abdul Aziz ini, walaupun cuma sedikit saja yang bisa dicontoh, mengentaskan kemiskinan.

Signature Online on September 5, 2009 8:40 PM said...

Pemimpin yang patut di contoh.. oleh generasi sekarang dan yad

Saung Pulsa on September 5, 2009 8:41 PM said...

coba 50 % aja sifat2 khalifah Umar itu bisa kita contoh ya ...

Tirta on September 5, 2009 8:44 PM said...

Posting yg penuh pencerahan diri.. siap gak seperti itu yah kalau saya jadi pimpinan negara ???

hill on September 6, 2009 2:45 AM said...

terenyuh sekali hati saya baca artikel ini, kapan ya Indonesia mempunya pemimpin seperti umar, mudah2n ada yg sanggup mendekati sikap dan tauladan umar :)

salam

hill

kang tatang on September 6, 2009 11:06 PM said...

Waw..... Speechles.....
What a true leader.... :)

regards
kangtatang

Anonymous said...

Wah. Trimakasih sobat atas tulisannya yang indah dan menjadi pencerahan bagi para calon pemimpin. Andaikan para pejabat tinggi negeri ini berakhlak seperti Umar bin Abdul Aziz, barangkali Indonesia tak sampai dilecehkan oleh negara tetangga kita Malaysia, hanya krena kita secara ekonomi memang harus diakui dibawah Malaysia. Kita hanya bisa berdoa semoga saja ada banyak perubahan kearah lebih baik setelah SBY dilantik nanti. Dan untuk anda, semoga termasuk dalam golongan orang yang tidak merugi dengan tulisan-tulisan anda yang indah dan membangkitkan gairah islami amien.

Wassalam
ASR
http://bisonaf.com

cantigi on September 8, 2009 10:11 AM said...

luar biasa ya, jd gpp dapet sedikit, tp yg penting halal dan bisa berkah buat keluarga, artikel keren..

NURA on September 10, 2009 12:11 AM said...

salam sobat
berkunjung lagi.

ada AWARD sederhana untuk sobat,,mohon diterima ya,,,di blog NURANURANIKU.trims

H. Nizam on September 10, 2009 7:48 AM said...

Kisah yang sangat menyentuh & bermanfaat bagi kita yang sedang menjalani ibadah puasa dibulan suci Ramadhan. Semoga menjadi teladan bagi kita semua, termasuk seluruh pemimpin negara kita.

Derby on September 10, 2009 9:11 AM said...

Artikelnya bagus, pas banget dengan momen ramadhan

Anuh on September 11, 2009 7:24 PM said...

Wah..wah..wah...mantap postingnya bro.
Keep posting yang beginian dan PROUD To BE ISLAM

Saung Web on September 12, 2009 12:37 PM said...

@ semua sobat yg koment.. kum aja deh.. selamat beibadah puasa dan selamat menyambut Idul Fitri 1430 H

Mutiaramail on September 14, 2009 3:09 PM said...

Ditunggu cerita yang menarik lagi kang

Iklan Baris Gratis on September 15, 2009 1:14 AM said...

Cerita yang indah.. sangat perlu untuk instrospeksi diri

Rihar Diana(dhana) on September 16, 2009 1:53 AM said...

Ass...wr.wb
artikel yang bagus kak..thnxs 4 visited my blog ya....
wass...wr.wb

Saung Web on September 16, 2009 8:26 AM said...

@ Mutiaramail : tunggu aja nanti abis lebaran hehe.. trims atas suportnya.
@ Rihar Diana : waalaikum salam wr.wb. makasih jeng dhana.. blognya cuantik.. secuantik orangnya..

jasa terjeman on September 17, 2009 6:10 PM said...

met lebaran ya mas. Mohon maaf lahir batin ya

Kenali dan Kunjungi Objek Wisata di Pandeglang on September 18, 2009 8:57 PM said...

Patut untuk diteladani, makasih kang tulisannya bagus,.:)

jalandakwahbersama on September 24, 2009 7:08 PM said...

Assalamu'alaikum,
Subhaanallah, sebuah kisah teladan yang patut dicontoh, inilah seorang yang amanah, pemimpin yang amanah, semoga kelak kita bisa menadapatkan seorang pemimpin seperti beliau, amin. (Dewi Yana)

sawali tuhusetya on September 28, 2009 3:05 AM said...

mumpung lebaran belum terlalu jauh, izinkan saya mengucapkan selamat idul fitri, mohon maaf lahir dan batin, mas.

Saung Web on September 28, 2009 6:38 AM said...

@ sobat semuanya.. makasih atas kunjungan n komentarnya.. ini telah memberi semangat utk terus exis di dunia maya ini

Abi on September 28, 2009 10:38 AM said...

Khalifah Umar ibn Abdul Aziz memang salah seorang di antara pemimpin Islam yang mengharumkan nama umat Islam dan berjuang dengan ikhlas semata-mata hanya untuk Allah SWT dan rasulNya

Seti@wan Dirgant@Ra on October 20, 2009 7:04 PM said...

Kisah yang dapat dijadikan sebagai suri teladan.
Postingan mantap sobat.

Saung Web on October 21, 2009 8:19 AM said...

@ Abi : Betul sekali sobat Abi... makasih yah .. duh sy merasa terhormat sekali nih di bezok sama master blog
@ Seti@wan Dirg@antara : Trims pag guru.. sukses selalu ya..

Ari Al-Hadi on October 26, 2009 10:14 AM said...

bisa ga ya kita punya pemimpin sperti itu dengan sistem negara yg seperti ini !!!???

Anuh on November 3, 2009 9:35 PM said...

Setelah membacanya, muncul pertanyaan, apakah masih ada orang mulia seperti beliau saat ini????

Post a Comment

Bagi sobat-sobat silahkan comment disini, Insya Allah saya comment balik di blog anda. Trims atas kerjasamanya

Statistik

Perfect Money

Sponsor

Formula Bisnis,SMUO
 

Copyright 2008 All Rights Reserved Revolution Two Church theme ! Converted into Blogger Template by Bloganol dot com ! Modified by Saung Web ! Blogger