7/24/09

Harapan Anak Pada Hari Anak Nasional


Tak terasa kalau hari ini adalah Hari Anak Nasional, upacara dilaksanakan untuk memperingatinya resmi maupun tak resmi dan dibalik ceremonial itu terbentang Harapan Anak Pada Hari Anak Nasional ini.

Hukum alam tak bisa ditawar bahwa ditangan anak ini lah wacana publik 20 - 30 tahun mendatang akan ditentukan., jika batasan yang disebut anak sesuai dengan konvensi hak anak 1989 adalah penduduk dibawah usia 18 tahun, sementara penduduk indonesia tahun 2008 ini diperkirakan 229 juta jiwa dan penduduk dibawah usia 18 th 38 % , berarti ada sekitar 87 – 90 juta jiwa yang tergolong usia anak. suatu jumlah yang sangat besar untuk diperhitungkan, karena mereka adalah pemilik masa depan bangsa ini.

Anak hari ini adalah pemimpin dimasa depan karenanya kekeliruan penanganan anak hari ini adalah masalah besar yang akan muncul dihari mendatang. Namun sayangnya realitas yang terjadi di negeri ini masih belum memenuhi harapan, secara jujur diakui negeri ini masih mengabaikan bagian terpenting dari kelangsungan bangsanya sendiri yaitu mutu anak-anaknya.

Saeful millah (Pikiran Rakyat 10-8-2001) mengatakan Kalaupun Indonesia termasuk salah satu negara paling depan yang telah meratifikasi konvensi Hak Anak namun isu tentang anak nyaris tak pernah muncul menjadi agenda penting dan strategis apalagi masuk jadi hitungan para elite politik, tidak marketable kata orang. Buktinya kini sebagian anak Indonesia ini terancam tumbuh kembangnya lantaran menderita kekurangan gizi, sebagian yang lain terancam tak memiliki masa depan lantaran tak punya kesempatan untuk meraih pendidikan yang memadai syukur sekarang ada sekolah gratis, bahkan yang paling memprihatinkan sebagiannya bernasib lebih tragis lagi lahir hanya untuk mati atau tak merasakan hari ulang tahun pertamanya.

Komisi IX DPR RI mencatat 30 persen dari 110 juta balita di Indonesia mengalami gizi buruk. Salah satu pemicu tingginya jumlah kasus gizi buruk tersebut disebabkan masih lemahnya perhatian pemerintah pada sektor kesehatan. Ini dibuktikan dengan besaran anggaran kesehatan yang hanya mencapai tidak lebih dari 2,5 persen dari total APBN.
"Sampai saat ini kami mencatat kurang lebih 30 persen atau di atas 30 juta balita di Indonesia mengalami gizi buruk. Bukan hanya semata-mata faktor kemiskinan saja, kasus ini dipicu akibat tidak responsifnya pemerintah pada sektor kesehatan," tandas Ketua Komisi IX DPR RI Ribka Ciptaning, Jumat (12/12/2008) di Sukabumi.

Masalah kelangsungan pendidikan anak adalah masalah krusial lain anak Indonesia saat ini, simak aja hasil sementara pendataan keluarga tahun 2008 yang dilaksanakan oleh BKKBN datanya seperti ini : Jumlah anak usia 7 – 15 tahun sebanyak 51.267.217 jiwa, dari jumlah ini yang sedang sekolah sebanyak : 57.454.023 jiwa dan yang tidak sekolah 13.813.194 ( 27 % ), dari data ini akhirnya akan berdampak terhadap jumlah buruh anak yang terus meningkat dan tak bisa dibendung lagi, seperti kerja di pabrik dengan volume atau intensitas kerja yang tak cocok untuk ukuran anak.

Sekelumit kisah2 tragis yang menimpa anak Indonesia

  1. Kompas 23-5-2001. seorang anak yang jadi pembantu rumah tangga di Surabaya tewas mengenaskan dianiaya majikannya, karena dia dituduh mencuri rambutan dari kulkasnya, dialah Sunarsih 14 th.
  2. Toni Simajuntak 3 tahun di Jakarta tewas mengenaskan oleh ibu kandungnya sendiri akibat dipukul benda keras hingga mengakibatkan gegar otak, tangannya patah, memar di dada dan wajah ( Media Indonesia 23-7-2001
  3. Banyaknya anak jalanan dan pengemis yang masih dibawah usia 6 tahun, mereka bekerja mencari sesuap nasi , ekploitasi diri dan ancaman kekerasan adalah dua hal yang sering mereka alami. Konon diantara mereka 51 % lebih sudah terbiasa dengan penyakit batuk, pusing. Flu dsb.. hal inipun tak pernah tersentuh oleh pelayanan kesehatan
  4. Penculikan dan perdagangan anak juga marak akhir2 ini . trafficking adalah kisah menyedihkan lain yang sering terjadi di negeri ini
  5. Belum lagi kematian bayi secara paksa atau pembuangan bayi yang dilakukan oleh ibu kandunganya sendiri lantaran tak kuat menanggung beban hidup atau malu karena hasil dari hubungan gelapnya.

Masih banyak sebenarnya kisah2 tragis yang menimpa anak Indonesia ini untuk diurai, dan jumlahnya terus meningkat, Antara news menyebutkan dalam dua tahun terakhir dari 1.626 kasus pada tahun 2008 naik menjadi 1.891 kasus pada tahun 2009.

Itulah sekelumit kisah tragis yang menimpa anak Indonesia, sekarang di Hari Anak Nasional ini tersimpan harapan agar semua komponen bangsa termasuk kabinet baru yang akan dibentuk nanti dibawah duet SBY – Budiono untuk lebih memperhatikan lagi kepentingan anak Indonesia sebagai pemilik negeri, sebagai aset masa depan , sebagai sosok yang akan menentukan kemana dan bagaimana Indonesia 20-30 tahun mendatang, semoga mereka kelak akan bisa Mengembalikan Jati Diri Bangsa Indonesia dan inilah Harapan Anak Pada Hari Anak Nasional. Jayalah Anak Indonesia. Stop Dreaming Start Action.


  1. Thanks telah mampir, yo kita saling vote dan comment..
  2. Bila berkenan tolong bagikan dengan tombol share di atas.
  3. Gratis langganan artikel blog ini, silahkan klik Disini, atau masukan email disidebar yg telah disediakan

Sobat sedang membaca artikel Harapan Anak Pada Hari Anak Nasional, bila berkenan silahkan share artikel ini dengan tombol share di atas. Bila mau COPAS untuk di blog sobat, dimohon meletakkan link aktif sebagai Sumbernya dengan copy kode di bawah ini.

Related Post:

34 comments:

  1. Bener juga kekerasan terhadap anak kian marak ya..

    ReplyDelete
  2. bukan hanya kekerasan tapi juga daya berpikir dan kedewasaan yang belum saatny. ini terlihat saat ini anak" sudah hapal dan pintar berdandan bak orang dewasa, lagu" yang bukan konsumsi mereka serta keendelan lain.

    apalagi ini terlihat jelas saat indonesia kids choise award. pliiiiis ddeh. .. ..

    payah"

    ReplyDelete
  3. eh tulisannya salah indonesia kids choice award.

    betul ga?

    ReplyDelete
  4. Semoga anak Indonesia mampu menjadi pemimpin dunia...

    ReplyDelete
  5. @ Anita , betul juga tuh.. Indonesia kids choice award ..katanya pilihan anak.. tapi kriteria penilainnya kurang mencerminkan dunia anak.. tengok aja nominasi artis utk 2009 pilihannya .. hahaa.. orang dewasa semua..apa mungkin karena kurangnya icon idola anak2 ya ??
    @ aa'mil. : semoga kang.. siapa tahu anaknya aa'mil nanti minimal jadi seorang menteri ?? dan anaku jadi Presidennya . amin..

    ReplyDelete
  6. semoga saja nanti bukan hanya peringatannya saja yang besar.. tapi tindak lanjut dari peringatan ini lebih besar efeknya..
    salam hangat sobat..

    ReplyDelete
  7. semoga anak-anak Indonesia sekarang dan ke depannya bisa lebih baik lagi.Amin

    ReplyDelete
  8. indonesia KCA cuman utk mengeruk uang tanpa memperhatikan masa depan anak2 Indonesia.

    ReplyDelete
  9. Wah keterlaluan sekali ya.. masa gara2 rambutan aja sampai hrs di bayar dengan nyawa.. naudzubillah

    ReplyDelete
  10. bingung mau komen apa...
    masalah anak-anak bukan masalah yg kecil di negara kita.
    semoga ke depannya akan bertambah baik lagi perhatian kepada anak2 yg notabene generasi penerus bangsa. amiinnnn.

    ReplyDelete
  11. Yah, mengenaskan memang. UU perlindungan anak hampir tidak membantu mereka.

    ReplyDelete
  12. Pemenjaraan anak-anak yang ditangkap gara-gara berjudi, selama 29 hari adalah kado pahit di Hari Anak Nasional!

    ReplyDelete
  13. Pokonya kita anak indonesia harus terus berusaha melakukan yng terbaik bagi bangsa ini dan agama

    ReplyDelete
  14. @ Kucrit , @ Ariesri : makasih .. semoga aja..
    @ Paijos... : yups setuju pisan sob,, itu lagi Mc nya g nyadar
    @ Narti : Kok bingung.. itu kan koment juga hahaa , gimana kabarnya di luar sana
    @ Ana : bukan UU nya kali.. tapi para pendekar hukumnya
    @ Celetukan segar : bener juga tuh.. ironis ya..
    @ elvigto : yups.. kudu n harus itumah

    ReplyDelete
  15. Anak seharusnya jadi 'komoditi' untuk menjadikan bangsa ini Maju... Bukan malah dijadikan objek yang dengan seenaknya diperlakukan dengan tidak wajar. Kecam pelaku kekerasan terhadap anak!!

    Salam.

    ReplyDelete
  16. Hidup anak-anak indonesia... Maju terus... Tunjukan pada dunia. Wah rame ya disini, artikel yang keren...

    ReplyDelete
  17. @ agand : duh setuju sekali tuh sobat harusnya gitu
    @ Bimasava : ayo maju teus pokoknya hidup anak Indonesia... hehe..lumayan rame apalagi kalau sambil mukulin bedug...

    ReplyDelete
  18. Semoga anak Indonesia tumbuh sehat dan jadi pewaris bangsa yang baik

    ReplyDelete
  19. Memang benar masa depan pasti ada ditangan anak2 sekarang ini.. oleh karena itu pembinaan dan pendidikan anak sekarang akan menentukan kemana bangsa ini akan dibawa utk sekian tahun kedepan

    ReplyDelete
  20. seorang anak biasanya senang dengan hari nasional

    ReplyDelete
  21. anak2 butuh perhatian dari orang tuanya

    ReplyDelete
  22. harapannya anak-anak indonesia menjadi anak-anak yang bisa mengharumkan nama baik keluarga dan negara

    ReplyDelete
  23. jadilah generasi penerus yang membawa bangsa ke pintu yang lebih baik lagi

    ReplyDelete
  24. semua orang tua pastinya mengharapkan yang terbaik untuk anaknya....

    ReplyDelete
  25. yapz... memang betul sekali,, semoga anak-anak jaman sekarang bisa lebih baik dan berfikir positif

    ReplyDelete
  26. Menarik sekali..
    Artikel yang Anda berikan sangat bermanfaat,,
    salam semangat..

    ReplyDelete
  27. semoga harapan anak-anak Indonesia dapat terwujud , amin

    ReplyDelete
  28. Semoga dengan begitu hak anak-anak dapat diperhatikan lagi .

    ReplyDelete
  29. anak-anak memang membutuhkan perhatian yang lebih ,

    ReplyDelete
  30. semoga kedepannya anak-anak bisa semakin pintar dan kebahagiaanya dapat bertambah .

    ReplyDelete

Bagi sobat-sobat silahkan comment disini, Insya Allah saya comment balik di blog anda. Trims atas kerjasamanya

Langganan Artikel

Artikel Gtais : :

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Total Kunjungan

 

Copyright 2008 All Rights Reserved Revolution Two Church theme !, Converted into Blogger Template by Bloganol dot com ! Modified by Saung Web ! , On Blogger